Hyundai telah mengonfirmasi sedan listrik standar Ioniq 6 tidak akan dijual di Amerika Serikat untuk model tahun 2026. Keputusan tersebut diambil setelah penyegaran kendaraan tahun lalu gagal mendapatkan daya tarik di tengah tarif perdagangan dan penurunan penjualan menyusul penghapusan kredit pajak kendaraan listrik federal.
Hambatan Perdagangan dan Penurunan Penjualan
Produksi Ioniq 6 di Korea Selatan, tidak seperti Ioniq 5 buatan AS, dikenakan tarif 25% untuk kendaraan impor yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump. Tarif ini meningkatkan harga kendaraan secara signifikan sehingga kurang kompetitif di pasar. Penghapusan kredit pajak kendaraan listrik federal senilai $7.500 semakin berdampak pada penjualan, karena konsumen kehilangan insentif keuangan utama.
Angka penjualan mencerminkan penurunan ini: Hyundai menjual 10.478 Ioniq 6 pada tahun 2025, turun 15% dari tahun sebelumnya. Penjualan semakin anjlok pada tahun 2026, dengan hanya 573 unit terjual dalam dua bulan pertama—turun 70% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ioniq 6 N Bertahan
Terlepas dari nasib model standar, Hyundai akan terus menjual Ioniq 6 N berperforma tinggi dalam jumlah terbatas akhir tahun ini. Ioniq 6 N menawarkan mesin bertenaga 641 tenaga kuda dan dilengkapi bodywork yang diperbarui yang sebelumnya ditujukan untuk model standar. Hal ini menunjukkan bahwa Hyundai memprioritaskan versi kendaraan dengan margin lebih tinggi dan berfokus pada antusias.
Perbedaan Utama Antar Model
Ioniq 6 standar menawarkan opsi penggerak roda belakang (149hp atau 225hp) atau penggerak semua roda motor ganda (320hp). Sebaliknya, Ioniq 6 N menghadirkan pengalaman berkendara yang jauh lebih agresif dengan powertrain 641 tenaga kuda, suspensi ekstrem, dan ban berperforma tinggi. Diperkirakan akan dibanderol dengan harga sekitar $70.000.
Sisa Persediaan
Dealer Hyundai akan terus menjual sisa model Ioniq 6 2025 selama persediaan masih ada. Harapkan potensi diskon saat dealer berupaya membersihkan inventaris yang penjualannya lambat.
Penghentian Ioniq 6 standar menyoroti tantangan yang dihadapi oleh kendaraan listrik impor di pasar AS karena kebijakan perdagangan dan pergeseran insentif konsumen. Fokus perusahaan pada model N berkinerja tinggi menunjukkan adanya pergeseran strategis menuju melayani pasar khusus di mana profitabilitas lebih tinggi meskipun volume penjualan lebih rendah.






















