Review Jaecoo J8: Pesaing Baru di Pasar SUV Australia

7

Lanskap otomotif di Australia berkembang pesat, dengan merek-merek baru bermunculan hampir setiap bulan. Salah satu pendatang baru, Jaecoo – merek saudara Chery – telah meluncurkan J8, sebuah SUV besar yang bertujuan untuk mendisrupsi pemain mapan seperti Hyundai Santa Fe dan Kia Sorento. Meskipun harga J8 yang agresif dan gaya premium membuatnya menonjol, konfigurasinya saat ini dengan hanya lima kursi dan powertrain berbahan bakar bensin membatasi daya tariknya di pasar yang semakin fokus pada efisiensi dan kepraktisan keluarga.

Proposisi Nilai dan Kesan Awal

Jaecoo J8 2026 dibanderol dengan harga $46.990 untuk berkendara pulang, menjadikannya sangat kompetitif. Dengan harga segitu, pembeli akan mendapatkan kendaraan yang terlihat jauh lebih mahal, dengan layar besar, aksen krom, dan desain kabin yang banyak terinspirasi dari Mercedes-Benz. Namun, pertanyaan kuncinya tetap ada: apakah ini hanya sekedar pertunjukan dan tidak ada substansinya?

Desain dan Teknologi Interior

Di dalam, J8 mengesankan dengan presentasi berkualitas tinggi. Permukaan kulit imitasi, trim berpenampilan kayu, dan finishing piano black menciptakan suasana mewah. Layar ganda 12,3 inci untuk kluster instrumen dan sistem infotainment menawarkan kejernihan dan respons yang baik, meskipun masih ada beberapa kelambatan pada speedometer dan takometer. Apple CarPlay nirkabel dan Android Auto adalah standar, meskipun ada gangguan sesekali dengan perintah suara. Sistem suara Sony 12 speaker menghadirkan kualitas audio yang mengesankan.

Kursinya nyaman dan dirancang dengan baik, dengan penyesuaian daya dan bahkan fungsionalitas pijat pada model dasar. Terlepas dari nuansa premiumnya, beberapa keunikan tetap ada: struktur menu yang berbelit-belit dan fungsi yang diterjemahkan secara aneh mengkhianati asal-usul kendaraan tersebut di Tiongkok.

Performa dan Pengalaman Berkendara

J8 ditenagai oleh mesin bensin empat silinder 2.0 liter turbocharged. Performanya memadai untuk perjalanan sehari-hari, tetapi mesin mengalami turbo lag yang nyata, dan transmisi otomatis delapan kecepatan mungkin lambat untuk menurunkan gigi. Kenyamanan berkendara patut diacungi jempol, bahkan pada roda berukuran 20 inci, namun pengendalian bodi mungkin terasa sedikit goyah saat berkendara di jalan raya. Kemudi tidak jelas dan tidak bernyawa, membuat J8 membosankan untuk dikendarai.

Sistem bantuan pengemudi beragam. Kontrol jelajah adaptif dan bantuan penjaga jalur berfungsi dengan baik, tetapi mode jalan raya semi-otonom (Integrated Cruise Assist) tidak dapat diandalkan dan rentan terhadap masukan kemudi yang tersentak-sentak.

Kepraktisan dan Keamanan

Kelemahan terbesar J8 adalah kurangnya opsi baris ketiga, yang merupakan standar di banyak pesaing. Namun ruang kargonya luas, dengan 738 liter di belakang baris kedua dan 2021 liter dengan jok terlipat. Kendaraan tersebut dilengkapi ban serep ukuran penuh di bawah lantai bagasi.

Fitur keselamatannya meliputi delapan airbag, cruise control adaptif, pemantauan titik buta, dan pengereman darurat otonom. J8 belum dinilai oleh ANCAP. Trim Ridge andalan menambahkan airbag samping belakang, sehingga totalnya menjadi sepuluh.

Kepemilikan dan Biaya Operasional

Jaecoo menawarkan garansi delapan tahun tanpa batas kilometer, memberikan ketenangan pikiran. Namun, keandalan jangka panjangnya masih harus dilihat karena ini adalah merek yang relatif baru di pasar Australia.

Putusan

Jaecoo J8 adalah pilihan menarik bagi pembeli yang mencari SUV bernuansa premium dengan harga yang agresif. Ini memberikan nilai yang kuat, dengan interior yang tertata apik dan perilaku di jalan yang kompeten. Namun, kurangnya powertrain baris ketiga atau hybrid plug-in membatasi daya tariknya bagi sebagian pembeli. J8 mewakili langkah berani ke pasar Australia, dan jika Jaecoo dapat menyempurnakan perangkat lunaknya dan memperluas opsi powertrainnya, ia bisa menjadi pesaing serius di segmen SUV besar. Untuk saat ini, ini merupakan penawaran yang kuat dengan beberapa kompromi utama.