KGM Musso EV menjadi salah satu truk pikap listrik paling praktis yang ada saat ini, terutama karena harganya yang agresif. Meskipun tidak unggul dalam kapasitas muatan, Musso EV memberikan pengendaraan yang nyaman, jangkauan yang layak, dan interior yang lengkap – semuanya dengan harga awal yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaingnya seperti Maxus eTerron 9 dan Isuzu D-Max BEV. Hal ini dapat menempatkan KGM sebagai pesaing serius di pasar yang perlahan-lahan mengadopsi truk kerja listrik.
Pasar Pickup Listrik: Pertumbuhan Lambat, Minat Meningkat
Transisi ke tenaga listrik di segmen pikap dilakukan secara bertahap, namun ketersediaan model semakin meluas. Pembeli Inggris kini memiliki pilihan selain mesin diesel tradisional, termasuk Maxus eTerron 9, Toyota Hilux BEV, dan KGM Musso EV yang baru diluncurkan. Pergeseran ini didorong oleh peraturan emisi, keuntungan pajak Benefit-in-Kind bagi pengguna kendaraan perusahaan, dan meningkatnya permintaan akan solusi transportasi berkelanjutan.
Musso EV menonjol karena ini bukan sekadar versi listrik dari truk diesel yang sudah ada. Ini adalah kendaraan listrik yang dibuat khusus dengan desain unik yang membedakannya dari semakin banyaknya pikap buatan Tiongkok yang memasuki pasar Eropa.
Jangkauan, Pengisian Daya, dan Biaya Pengoperasian: Paket Kuat
Musso EV ditenagai oleh baterai 80,6 kWh dari BYD, menawarkan jangkauan yang diklaim hingga 249 mil dengan sekali pengisian daya. Pengujian di dunia nyata menunjukkan bahwa jarak tempuh 200+ mil yang dapat diandalkan dapat dicapai, terutama dengan pengereman regeneratif yang digunakan dalam berkendara di perkotaan. Hal ini menempatkannya di depan Isuzu D-Max EV (163 mil) dan Toyota Hilux BEV (143 mil), meski sedikit di belakang Maxus eTerron 9 (267 mil).
Musso EV mendukung pengisian cepat hingga 300kW, memungkinkan pengisian daya 80% hanya dalam waktu setengah jam. Menggunakan wallbox rumah 7,4kW membutuhkan waktu sekitar 13 jam untuk mengisi ulang hingga penuh. Nol emisinya juga memenuhi syarat untuk mendapatkan hibah van plug-in senilai £2.500, yang selanjutnya menurunkan total biaya kepemilikan.
Muatan dan Penarik: Pengorbanan demi Kenyamanan
Musso EV memiliki kapasitas muatan hanya 690kg, jauh di bawah kebanyakan pikap konvensional dan bahkan beberapa pesaing listrik. Batasan ini berarti dalam beberapa kasus kendaraan tersebut tidak memenuhi syarat sebagai kendaraan komersial. Kapasitas dereknya mencapai 2.300kg, lebih kecil dari Maxus eTerron 9 (3.500kg) atau Isuzu D-Max BEV (3.500kg).
Alasan penurunan kapasitas ini adalah suspensi belakang multi-link Musso EV, yang dipilih untuk memprioritaskan kenyamanan berkendara dibandingkan tenaga angkut mentah. Meskipun tidak sebanding dengan kemampuan truk lainnya, trade-off ini menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih mulus dan halus.
Interior dan Teknologi: Lengkap, Tapi Tidak Sempurna
Kabin Musso EV secara mengejutkan dirancang dengan baik untuk harganya, dengan jok kulit, pengatur suhu zona ganda, dan fungsionalitas Vehicle-to-Load (V2L). Namun, sistem infotainmennya kikuk dan tidak memiliki kualitas seperti merek-merek terkenal. Sistem bantuan pengemudi yang terlalu berlebihan – khususnya bantuan penjaga jalur – dapat mengganggu dan memerlukan penonaktifan manual.
Terlepas dari keunikan ini, Musso EV hadir sebagai standar dengan daftar perlengkapan yang banyak, termasuk kursi belakang berpemanas, roda kemudi berpemanas, dan kompatibilitas Android Auto/Apple CarPlay.
Keandalan dan Garansi: Janji yang Kuat
KGM menawarkan garansi pabrik selama tujuh tahun/90.000 mil, melebihi cakupan standar dari Toyota dan Maxus. Baterainya dilindungi selama 10 tahun atau 621.000 mil, menyamai Toyota Hilux BEV dan mengungguli Maxus eTerron 9. Garansi jangka panjang ini memberikan ketenangan pikiran bagi calon pembeli.
Putusan Akhir: Nilai Uang di Pasar Berkembang
KGM Musso EV adalah pilihan menarik di pasar pikap listrik yang sedang berkembang. Harganya yang lebih rendah, dipadukan dengan kenyamanan berkendara, jangkauan yang terjangkau, dan garansi yang besar, menjadikannya alternatif yang menarik dibandingkan pesaing yang lebih mahal. Meskipun kapasitas muatan dan penariknya terbatas, Musso EV unggul sebagai truk kerja serbaguna bagi mereka yang mengutamakan nilai dan kepraktisan dibandingkan kemampuan pengangkutan maksimum.
Musso EV membuktikan bahwa pikap listrik tidak harus mahal, dan masuknya KGM ke segmen ini dapat mempercepat adopsi truk kerja EV secara lebih luas.























