SUV Listrik Baru Bentley: Barnato Terungkap

11

Bentley memperluas jajaran SUV mewahnya dengan model high-riding kedua, Barnato. Berbeda dengan saudaranya yang bermesin pembakaran, Bentayga, kendaraan baru ini akan sepenuhnya bertenaga listrik, menandai perubahan signifikan bagi produsen mobil asal Inggris tersebut. Barnato mengambil namanya dari Woolf Barnato, pemilik Bentley dan pemenang Le Mans, untuk menghormati warisan balap merek tersebut.

Desain Lebih Ramping, Kabin Modern

Barnato membedakan dirinya dari Bentayga dengan desain yang lebih ramping, mengambil inspirasi dari konsep EXP 15 Bentley yang futuristik. Fitur eksterior utama termasuk gril depan tertutup yang mengisyaratkan powertrain listrik, lampu depan empat elemen yang khas, dan strip DRL horizontal yang terintegrasi ke spatbor depan. Profil SUV ini lebih pendek dan lebih atletis, dengan paha yang kekar dan jendela tanpa bingkai untuk tampilan yang lebih sporty. Di bagian belakang, lampu belakang LED ramping dan diffuser bergaya Taycan meningkatkan aerodinamis.

Di dalam, Bentley memadukan keahlian tradisional dengan teknologi mutakhir. Layar OLED melengkung mendominasi interior, mirip dengan tata letak Porsche Cayenne Electric. Sistem ini berjalan pada Android Automotive OS, menawarkan pemrosesan yang lebih cepat, kontrol suara AI yang lebih baik, dan aplikasi yang dapat diunduh. Fitur uniknya adalah model digital 3D kendaraan yang tertanam di antarmuka, memungkinkan penumpang untuk mengelola fungsi secara langsung. Kabinnya juga dilengkapi cluster instrumen OLED dengan overlay 3D, tampilan head-up augmented reality, dan fungsionalitas kunci digital.

Teknologi Bersama, Rasa Premium

Barnato menggunakan arsitektur Premium Platform Electric (PPE) Grup Volkswagen, yang sama dengan Porsche Cayenne Electric yang akan datang. Kapasitas baterai diperkirakan mencapai 113 kWh, memberikan jangkauan yang luas. Bentley mengklaim kemampuan pengisian cepat, dengan kemampuan memulihkan jangkauan 100 mil (160 km) dalam waktu kurang dari tujuh menit.

Tingkat tenaga diproyeksikan berkisar dari 402 hp hingga lebih dari 1140 hp pada varian tingkat atas, semuanya dengan penggerak semua roda motor ganda dan pendingin oli motor belakang untuk kinerja yang berkelanjutan. SUV ini menggunakan perangkat keras dari Grup VW yang lebih luas, termasuk tangkai multifungsi dari Audi Q3 dan pemilih transmisi yang mirip dengan Volkswagen ID.4. Meskipun memiliki komponen yang sama, Bentley menjamin hasil akhir yang premium dan identitas merek yang jelas.

Persaingan dan Posisi Pasar

Barnato diposisikan untuk bersaing dengan SUV mewah berperforma tinggi, termasuk SUV Mercedes-Maybach EQS, Rolls-Royce Cullinan, Lotus Eletre, Lamborghini Urus, Aston Martin DBX, Ferrari Purosangue, dan Range Rover SV. Bentley akan memanfaatkan teknologi listrik Porsche untuk menetapkan tolok ukur dalam kinerja, perangkat lunak, dan kemampuan pengisian daya.

Barnato mewakili komitmen Bentley terhadap elektrifikasi sambil mempertahankan warisan kemewahan dan performanya. SUV ini dirancang untuk menonjol di pasar yang padat, menawarkan teknologi mutakhir dan keahlian abadi yang diharapkan dari merek tersebut.