EV Pertama Ferrari: “Luce” Debut dengan Desain Terinspirasi iPhone

15

Ferrari akan meluncurkan kendaraan listrik pertamanya pada bulan Mei, mengonfirmasi bahwa model tersebut akan diberi nama “Luce”—bahasa Italia untuk “ringan” dan istilah sehari-hari untuk listrik. Pemilihan nama tersebut, menurut CEO perusahaan Benedetto Vigna, melambangkan peran mobil dalam “menerangi masa depan perusahaan”. 💡

Interior Radikal Didesain Bersama oleh Jony Ive

Interior dan eksterior Luce dikembangkan bekerja sama dengan LoveFrom, sebuah perusahaan desain yang didirikan bersama oleh Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang terkenal dengan iPhone, iPad, dan Apple Watch. Terlepas dari pengaruh Ive, Ferrari menghindari pendekatan yang sepenuhnya menggunakan layar sentuh.

“Salah satu hal yang sangat kami rasakan adalah kami ingin mengeksplorasi antarmuka yang bersifat fisik dan menarik, yaitu memanfaatkan bagian paling kuat dari tampilan analog dan menggabungkannya dengan tampilan digital.” — Joni Ive

Meskipun banyak produsen mobil yang sangat mengandalkan interior minimalis yang didominasi layar sentuh, Ive menegaskan bahwa kontrol fisik sangat penting untuk keselamatan dan kegunaan. “Saya tidak akan pernah menggunakan kontrol sentuh pada mobil karena mengharuskan Anda untuk memalingkan muka,” ujarnya.

Bahan dan Performa Premium

Luce akan menjadi GT empat pintu, empat tempat duduk dengan proyeksi output hingga 1000 tenaga kuda dari powertrain quad-motornya. Kabinnya dilengkapi material kelas atas seperti aluminium anodisasi dan kaca yang diperkuat dari Corning, yang mencerminkan pilihan desain Apple. Layar sentuh tengah berukuran 10 inci menyerupai iPad dalam desain, namun diimbangi dengan serangkaian sakelar fisik.

Kepala desain Ferrari, Flavio Manzoni, menyebut interiornya “unik” dan “mengganggu”. Penggunaan kaca sebagai pengganti plastik memang disengaja, dan menurut saya kaca tersebut lebih kuat dan dianggap lebih mewah dengan bobot yang hanya bertambah 10kg.

Mengapa Ini Penting

Perpindahan Ferrari ke pasar kendaraan listrik merupakan hal yang signifikan karena menandakan pergeseran yang lebih luas dalam industri otomotif mewah. Meskipun banyak merek mengadopsi interior minimalis dan sarat teknologi, Ferrari memprioritaskan fungsionalitas dan keterlibatan pengemudi. Desain Luce, yang memadukan kontrol fisik dengan elemen digital, dapat menjadi preseden baru dalam pengalaman berkendara listrik. Keputusan untuk bermitra dengan Jony Ive menunjukkan komitmen Ferrari terhadap pendekatan elektrifikasi premium yang berfokus pada desain.

Luce diharapkan dapat mendisrupsi segmen GT mewah, menawarkan perpaduan performa tinggi, desain inovatif, dan pengalaman pengguna yang menyeimbangkan teknologi mutakhir dengan kontrol otomotif tradisional.