Porsche Mencetak Rekor Penjualan AS… Hanya Dengan 52 Mobil

12

Porsche nyaris memecahkan rekor penjualannya di AS pada tahun 2025, menjual 76.219 kendaraan—hanya 52 lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 76.167 unit. Produsen mobil asal Jerman ini berhasil meraih kemenangan ini meskipun pasarnya penuh tantangan, dengan menyoroti kekuatan loyalitas merek dan permintaan terhadap model-modelnya. Margin yang kecil ini menimbulkan pertanyaan mengenai tren industri yang lebih luas: bahkan merek-merek mewah pun merasakan pertumbuhan yang semakin kompetitif, dan peningkatan bertahap kini menentukan kesuksesan.

Rincian Penjualan AS

Macan memimpin angka penjualan Porsche di AS dengan 27.139 unit terjual, mengukuhkan posisinya sebagai model perusahaan yang paling populer. Cayenne mengikuti di belakangnya dengan 20,314 unit, sementara 911 yang ikonik menempati posisi ketiga dengan 13,574 kendaraan yang dikirimkan. 718, Taycan, dan Panamera melengkapi angka penjualan, menunjukkan kinerja portofolio yang beragam.

Penjualan CPO Melonjak

Porsche juga mencapai rekor penjualan Certified Pre-Owned (CPO) yang memecahkan rekor, memindahkan 48.092 kendaraan – meningkat 11% dari tahun 2024. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren yang lebih luas di pasar mobil bekas, di mana inventaris meningkat selama empat tahun berturut-turut. Pada bulan Desember, lebih dari 2,31 juta mobil bekas tersedia di dealer di seluruh AS. Keberhasilan CPO menunjukkan konsumen semakin mencari nilai dan keandalan kendaraan mewah bekas, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.

Penurunan Penjualan Global

Meskipun sukses di AS, Porsche mengalami penurunan penjualan global sebesar 10%, menjual 279.449 kendaraan pada tahun 2025 dibandingkan 310.718 pada tahun 2024. Macan tetap menjadi model terlaris di seluruh dunia, dengan 84.328 unit terjual, meningkat sebesar 2%. Kontras antara keuntungan di AS dan penurunan global ini menggarisbawahi dinamika pasar regional dan potensi dampak tarif, masalah rantai pasokan, atau pergeseran preferensi konsumen di negara lain.

“Didorong oleh loyalitas dan antusiasme pelanggan kami terhadap mobil luar biasa yang kami tawarkan, kami telah mencapai stabilitas dan pertumbuhan yang merata untuk mencetak rekor baru di pasar yang mengalami perubahan besar pada tahun 2025,” kata Presiden dan CEO Porsche Cars Amerika Utara, Timo Resch.

Kemampuan Porsche untuk menambah rekor penjualan di AS di pasar yang bergejolak sangatlah luar biasa. Keberhasilan perusahaan dalam penjualan CPO menunjukkan pemahaman yang cerdas terhadap permintaan konsumen, sementara penurunan global menunjukkan masih adanya tantangan yang lebih besar. Margin kemenangan—hanya 52 mobil—menunjukkan betapa ketatnya persaingan pasar otomotif mewah.