Penjualan Mobil Baru di Inggris Melampaui 2 Juta pada tahun 2025, Didorong oleh Permintaan EV

7

Pasar mobil baru di Inggris meningkat pesat pada tahun 2025, mencapai 2.020.520 registrasi – menandai pertama kalinya industri ini melampaui dua juta unit sejak tahun 2019. Pertumbuhan ini, dikonfirmasi oleh Society of Motor Produsen dan Pedagang (SMMT), menandakan pemulihan berkelanjutan setelah beberapa tahun mengalami gangguan.

Pertumbuhan Kendaraan Listrik Mendorong Perluasan Pasar

Kendaraan listrik (EV) memainkan peran penting dalam kebangkitan ini, dengan registrasi mencapai hampir setengah juta (473,348) pada tahun 2025 saja. Angka ini melampaui total penjualan kendaraan listrik pada tahun 2021 dan 2022 jika digabungkan, sehingga menunjukkan adopsi yang cepat. Kendaraan listrik menguasai 32,2% pasar secara signifikan pada bulan Desember, menyoroti tren musiman di mana pembeli memprioritaskan kendaraan tanpa emisi menjelang akhir tahun.

Hibrida dan Hibrida Plug-in Mendapatkan Daya Tarik

Selain kendaraan listrik murni, kendaraan listrik hibrida (HEV) mengalami peningkatan penjualan sebesar 7,2%, menguasai 13,9% pasar. Kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) adalah powertrain yang tumbuh paling cepat, dengan volume registrasi meningkat 34,7% menjadi 11,1%. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin terbuka terhadap pilihan kendaraan listrik, dengan hibrida yang berfungsi sebagai transisi bagi mereka yang belum siap untuk komitmen penuh terhadap kendaraan listrik.

Menurunnya Mesin Pembakaran Internal

Meskipun terjadi pertumbuhan kendaraan listrik, mobil bermesin pembakaran internal (ICE) – berbahan bakar bensin dan solar – masih mendominasi 51,5% pasar. Namun, jumlah ini mewakili jumlah penduduk yang menyusut seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap kendaraan listrik dan hibrida. Trennya jelas: kendaraan ICE mulai melemah, dan industri otomotif sedang mengalami perubahan mendasar.

Pemulihan pasar mobil di Inggris terutama didorong oleh meningkatnya adopsi kendaraan listrik, namun mobil hibrida memainkan peran pendukung. Angka-angka ini mengkonfirmasi transisi menuju elektrifikasi yang sedang berlangsung, yang kemungkinan akan semakin cepat seiring dengan membaiknya infrastruktur pengisian daya dan harga kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif.