Rivian berencana untuk memulai produksi SUV listrik R2 yang sangat dinanti-nantikan pada kuartal kedua tahun 2026, dengan produksi skala penuh diharapkan pada akhir tahun ini. Perusahaan memproyeksikan penjualan awal sebesar 20.000 hingga 25.000 unit R2 pada tahun 2026, bersamaan dengan pengiriman lanjutan model R1S, R1T, dan van komersial yang ada.
Peningkatan Produksi dan Garis Waktu
R2 awalnya akan dirakit dalam satu shift di pabrik Rivian di Illinois, dengan shift kedua ditambahkan pada tahun 2026 untuk meningkatkan kapasitas. Pendekatan bertahap ini mencerminkan tantangan umum yang dihadapi oleh produsen mobil baru dalam meningkatkan produksi kendaraan baru. Total pengiriman kendaraan di semua model diperkirakan antara 62,000 dan 67,000 pada tahun 2026 – kira-kira konsisten dengan 42,000 unit yang dikirimkan Rivian pada tahun 2025.
Ekspektasi Penjualan Jangka Panjang
Pimpinan Rivian memperkirakan R2, dengan harga mulai sekitar $45,000, akan menjadi model terlaris perusahaan pada akhir tahun 2027. Pabrik Normal, Illinois sedang diperluas untuk memproduksi hingga 215,000 kendaraan setiap tahunnya, termasuk 155,000 R2. Pabrik kedua juga direncanakan di Georgia untuk produksi di masa depan.
Spesifikasi dan Fitur R2
R2 akan menawarkan perkiraan jarak tempuh 300 mil dengan powertrain motor ganda yang menghasilkan 656 tenaga kuda. Varian tambahan, termasuk pilihan motor tunggal dan tri-motor, juga direncanakan. Meskipun harga dasar ditargetkan sebesar $45.000, model edisi peluncuran kemungkinan akan lebih mahal.
Mengapa ini penting: Kesuksesan Rivian bergantung pada R2. Perusahaan ini telah membuktikan kemampuannya dalam memproduksi truk dan SUV listrik kelas atas, namun untuk bertahan dalam jangka panjang, mereka membutuhkan model yang lebih terjangkau dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. R2 diposisikan untuk menjadi kendaraan itu. Rencana ekspansi agresif perusahaan, termasuk pabrik baru di Georgia, menandakan keyakinan terhadap potensi R2 untuk mendorong pertumbuhan. Industri otomotif beralih dengan cepat ke arah kendaraan listrik, dan Rivian harus bekerja dengan sempurna untuk bersaing dengan pemain mapan seperti Tesla dan pendatang baru dari Tiongkok.
Rivian sangat bertaruh pada R2 untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik. Garis waktu produksi, proyeksi penjualan, dan rencana ekspansi mencerminkan upaya yang diperhitungkan untuk meningkatkan skala operasi dan menangkap porsi yang lebih besar dari permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat.
