Penyeberangan pelikan, pertama kali diperkenalkan di Inggris pada tahun 1969, adalah pemandangan umum di jalan raya tetapi sering disalahpahami. Tidak seperti penyeberangan lainnya, Pelikan menggunakan sinyal kuning berkedip unik yang menentukan kapan pengemudi dapat melanjutkan perjalanan. Berikut rincian cara kerjanya bagi pejalan kaki dan pengemudi.
Cara Kerja Pelican Crossing bagi Pejalan Kaki
Saat mendekati penyeberangan Pelican, pejalan kaki akan menemukan kotak hitam dan kuning dengan tulisan “WAIT” di atasnya, dipasang setinggi pinggul. Menekan tombol ini akan mengaktifkan urutan penyeberangan. Tanda “TUNGGU” menyala, dan lampu lalu lintas berubah menjadi merah, menandakan pejalan kaki dapat menyeberang.
Yang terpenting, penyeberangan Pelican menampilkan isyarat pendengaran dan sentuhan bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan atau pendengaran. Bunyi bip mengiringi sinyal hijau pejalan kaki, sementara pengerasan jalan menandakan adanya penyeberangan. Beberapa penyeberangan menggunakan kenop berputar di bawah kotak “Tunggu” sebagai sinyal alternatif bagi mereka yang tidak dapat melihat atau mendengar lampu.
Sinyal pejalan kaki pada akhirnya akan berkedip hijau, menandakan siklus telah berakhir. Pejalan kaki yang sudah berada di penyeberangan aman untuk melanjutkan perjalanan, namun mulai menyeberang dengan lampu berkedip atau lampu merah pekat adalah tindakan yang tidak aman dan ilegal. Penyeberangan modern mungkin dilengkapi penghitung waktu mundur untuk membantu pejalan kaki menilai apakah mereka dapat menyeberang dengan aman sebelum lampu berganti.
Protokol Pengemudi di Pelican Crossings
Pengemudi yang mendekati penyeberangan Pelican harus mematuhi protokol lampu lalu lintas standar. Lampu kuning atau merah solid perlu dihentikan. Ciri khas penyeberangan Pelican adalah sinyal kuningnya yang berkedip-kedip. Ini berarti pengemudi harus mengalah pada pejalan kaki yang masih berada di persimpangan sebelum melanjutkan perjalanan.
Setelah penyeberangan aman, pengemudi dapat melanjutkan perjalanan dengan lampu kuning atau hijau yang berkedip. Sistem ini berbeda dari penyeberangan lain dimana warna kuning solid berarti berhenti, namun warna kuning berkedip di penyeberangan Pelican menandakan jendela aman bagi pengemudi untuk melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.
Mengapa Memahami Pelican Crossings Itu Penting
Penyeberangan pelikan dirancang untuk menyeimbangkan keselamatan pejalan kaki dengan arus lalu lintas. Sinyal kuning berkedip yang unik adalah kunci keseimbangan ini. Kesalahpahaman terhadap sinyal ini dapat menyebabkan kecelakaan atau penundaan. Seiring dengan berkembangnya infrastruktur jalan, pemahaman akan nuansa ini menjadi sangat penting bagi semua pengguna jalan.
Inggris memiliki berbagai jenis penyeberangan, antara lain Zebra, Puffin, Toucan, Pegasus, dan staggered cross; masing-masing dengan aturannya sendiri. Membiasakan diri dengan perbedaan-perbedaan ini dapat meningkatkan keselamatan jalan bagi semua orang.
Kesimpulannya, penyeberangan Pelican merupakan bagian penting dari mobilitas perkotaan yang memerlukan perhatian cermat baik dari pejalan kaki maupun pengemudi. Mengikuti pedoman memastikan semua orang tetap aman.
