Genesis, divisi kemewahan Hyundai, diam-diam mengeksplorasi desain radikal di luar jajaran produknya saat ini. Ini termasuk mobil sport satu kursi, SUV hidrogen futuristik, truk pikap listrik, dan van aerodinamis yang agresif—semua konsep tersebut disimpan sebelum dirilis ke publik. Desainnya mengungkapkan seberapa jauh Genesis bersedia mendobrak batasannya, meski hanya untuk eksperimen internal.
Penglihatan Tak Terlihat: Apa yang Dipertimbangkan?
Menurut bos desain Genesis, Luc Donckerwolke, konsep-konsep ini adalah “proposal yang tidak diminta dari kami tetapi kami kembangkan sendiri, untuk mengeksplorasi batasan merek kami.” Hal ini menandakan kesediaan untuk mengambil risiko dan berinovasi bahkan tanpa tuntutan pasar yang mendesak. Berikut rinciannya:
X Gran Berlinetta Tempat Duduk Tunggal
Tampilan yang lebih ekstrem dari konsep X Gran Berlinetta yang awalnya dirancang untuk video game Gran Turismo, model unik ini dibuat semata-mata untuk sensasi berkendara di trek. Versi kursi tunggal mengemas V-6 hybrid dengan tenaga hingga 1.540 tenaga kuda dalam iterasi paling kuatnya. Terlepas dari potensi kinerjanya, ini tetap merupakan eksperimen non-produksi yang unik.
Truk Pickup Listrik
Genesis juga membuat sketsa truk pikap listrik ukuran penuh, mengakui dominasi truk di pasar seperti Amerika Serikat. Meskipun proyek tersebut ditunda, kemungkinan besar demi prioritas lain, desain tersebut tampaknya telah mempengaruhi X Gran Equator, sebuah SUV off-road yang tangguh. Keputusan untuk mengabaikannya masuk akal mengingat pembatalan F-150 Lightning listrik baru-baru ini oleh Ford, yang menunjukkan adanya pergeseran lanskap pasar.
Konsep JH: SUV Bertenaga Hidrogen
SUV futuristik ini menampilkan powertrain sel bahan bakar hidrogen, sebuah alternatif untuk kendaraan baterai-listrik. Namun, ketika industri beralih ke kendaraan listrik, proyek hidrogen dibatalkan. Desain JH yang canggung—dengan kelongsong yang berlebihan dan profil yang canggung—mungkin juga menjadi penyebab pemecatannya.
Van “Jet di Atas Roda”.
Konsep terakhirnya adalah van aerodinamis yang dirancang dengan mempertimbangkan pasar mewah, khususnya di Asia di mana van kelas atas sangat populer. Desainnya, dengan kaca depan yang runcing dan bagian belakang yang terpotong, menyerupai Hyundai Ioniq 9 namun dengan profil yang lebih agresif dan mirip jet. Donckerwolke menggambarkannya sebagai “contoh sempurna dari pekerjaan yang kami lakukan di balik layar.”
Mengapa Desain Ini Penting
Konsep-konsep ini lebih dari sekedar sketsa yang menarik. Mereka menyoroti ambisi desain Genesis dan kesediaannya untuk mengeksplorasi ide-ide yang tidak konvensional. Fakta bahwa proyek-proyek ini tidak pernah dimaksudkan untuk produksi menunjukkan kebebasan internal yang diberikan Genesis kepada para desainernya, yang dapat memengaruhi model masa depan bahkan jika konsep aslinya tidak sampai ke ruang pamer.
Desainer selalu menciptakan sesuatu yang baru, dan cuplikan di balik tirai ini menunjukkan kepada kita betapa banyak pekerjaan yang dilakukan untuk menciptakan hal-hal yang tidak pernah dilihat publik.
Keputusan untuk menyembunyikan proyek-proyek ini menunjukkan bahwa Genesis memprioritaskan perluasan merek yang diperhitungkan dibandingkan hal-hal baru. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang desain masa depan mana yang mungkin sedang menunggu kondisi pasar yang tepat atau perubahan dalam strategi perusahaan.























