Bentley sedang mempersiapkan tahun 2026 yang penting, dengan rencana meluncurkan Continental GT Supersports edisi terbatas berperforma tinggi bersama dengan SUV listrik penuh pertamanya. Kedua model ini mewakili perubahan strategis – menghormati warisan kinerja merek sambil menerapkan elektrifikasi. Pergerakan ini menandakan bahwa Bentley akan terus menawarkan opsi pembakaran dan listrik, menyesuaikan rencana sebelumnya yang sepenuhnya menggunakan listrik pada tahun 2030 berdasarkan permintaan pelanggan.
Kembalinya Supersports: Mobil Halo yang Berfokus pada Lintasan
Lebih dari satu abad setelah Bentley “Super Sports” yang asli, papan nama tersebut dihidupkan kembali dalam bentuk yang paling ekstrim. Continental GT Supersports 2026 akan diproduksi dalam jumlah terbatas sekitar 500 unit, menegaskan perannya sebagai model prestise dan bukan model mainstream.
Mobil ini berbeda dari tren Bentley saat ini: mobil ini akan menggunakan penggerak roda belakang, hanya dua tempat duduk, dan berfokus pada keterlibatan pengemudi. Mesinnya akan ditenagai oleh mesin V-8 4.0 liter twin-turbocharged yang ditingkatkan, menghasilkan 666 tenaga kuda – output tertinggi yang pernah ada untuk mobil jalan raya Bentley. Dipasangkan dengan transmisi kopling ganda ZF delapan kecepatan, ia akan berakselerasi dari 0 hingga 62 mph dalam 3,7 detik, mencapai kecepatan tertinggi sekitar 193 mph.
Peningkatan aerodinamis, termasuk splitter depan, side skirt, dan sayap belakang tetap, akan meningkatkan downforce lebih dari 660 pon. Interiornya akan menampilkan serat karbon, kulit, dan jok Dinamica, dengan opsi penyesuaian ekstensif tersedia melalui Bentley Mulliner. Mobil ini bukan hanya tentang kecepatan; ini tentang pengalaman berkendara yang mentah dan tanpa filter yang belum pernah ditawarkan Bentley selama bertahun-tahun.
SUV Listrik Pertama Bentley: Kemewahan Memenuhi Nol Emisi
Di ujung lain spektrum Bentley adalah SUV listrik penuh pertamanya, yang secara internal dikenal sebagai “Urban SUV”. Diposisikan di bawah Bentayga dalam jajaran produk, model kompak ini akan memperluas daya tarik merek dan menandai masuknya Bentley ke dalam seri produksi EV.
Meski detailnya masih belum diketahui, SUV tersebut diperkirakan akan menggunakan platform listrik Grup Volkswagen. Bentley telah mengisyaratkan kemampuan pengisian cepat – jangkauan hingga 100 mil dalam waktu sekitar tujuh menit – menunjukkan arsitektur listrik 800 volt.
Harganya diperkirakan mulai sekitar $150.000, menjadikannya SUV paling mudah diakses di jajaran Bentley. Terlepas dari posisinya, SUV listrik ini akan tetap menawarkan material mewah yang dipesan lebih dahulu, teknologi digital canggih, dan opsi personalisasi yang luas. Langkah ini bukan hanya tentang menjual kendaraan listrik; ini tentang mendefinisikan ulang kehadiran Bentley di pasar barang mewah listrik yang berkembang pesat.
Apa Selanjutnya?
Strategi elektrifikasi Bentley yang disesuaikan mencerminkan pendekatan pragmatis terhadap realitas pasar. Meskipun konsep seperti EXP 15 menunjukkan potensi bahasa desain masa depan, merek ini tetap fleksibel setelah tahun 2026, beradaptasi dengan permintaan pelanggan akan mesin bensin, hibrida, dan listrik. Supersports dan SUV listrik bukan hanya mobil baru; mereka mendefinisikan pilar-pilar Bentley berikutnya, menyeimbangkan tradisi dengan inovasi.
Peluncuran kendaraan ini akan menguji seberapa baik Bentley dapat menavigasi lanskap otomotif yang terus berkembang, memastikan merek tersebut tetap menjadi merek mewah yang relevan untuk generasi mendatang.
