Toyota Tetap bungkam atas krisis pencurian kendaraan yang sedang berlangsung

26
Toyota Tetap bungkam atas krisis pencurian kendaraan yang sedang berlangsung

Toyota Australia terus memberikan sedikit informasi spesifik karena pencurian model HiLux, LandCruiser, dan RAV4 yang populer terus berlanjut, dengan sindikat kriminal dilaporkan bertanggung jawab atas jutaan kendaraan yang dicuri. Meskipun tekanan publik dan media semakin meningkat, VP Penjualan dan Pemasaran perusahaan yang baru, John Pappas, mengonfirmasi pada konferensi pers baru-baru ini bahwa saat ini tidak ada solusi baru selain aksesori yang sudah ada.

Skala Masalah

Pencurian, terutama menargetkan LandCruiser 300 Series, Prado, dan HiLux, telah mencapai tingkat yang signifikan di Victoria dan Queensland. Investigasi polisi pada akhir tahun 2025 menghasilkan penangkapan tujuh orang yang diduga terkait dengan sindikat kejahatan global. Lebih dari 60 kendaraan Toyota, senilai lebih dari $8 juta, dicuri hanya dalam waktu enam minggu. Operasi tersebut melibatkan pemuatan mobil curian ke dalam kontainer pengiriman untuk dijual ke luar negeri, yang menunjukkan adanya upaya yang canggih dan terorganisir.

Cara Pencuri Beroperasi

Pencurian tersebut mengeksploitasi kerentanan dalam sistem bus CAN kendaraan, yang memungkinkan penjahat menonaktifkan fitur pelacakan dan mendapatkan kendali penuh atas fungsi kendaraan. Metode ini mengabaikan langkah-langkah keamanan standar, membuat kendaraan lebih mudah dicuri dan lebih sulit untuk diambil kembali. Perusahaan telah mengakui masalah ini, mengeluarkan pernyataan yang tidak jelas tentang “terus meningkatkan keamanan kendaraan,” namun rincian perbaikan ini tetap dirahasiakan.

Tanggapan Toyota: Transparansi Terbatas

Toyota telah memperkenalkan kunci roda kemudi asli untuk LandCruiser 300 Series, namun tanggapan perusahaan yang lebih luas sangat minim dalam pernyataan publik. Para eksekutif membenarkan kurangnya transparansi dengan berargumentasi bahwa langkah-langkah keamanan yang terperinci dapat dieksploitasi oleh pencuri. Namun, pendekatan ini telah membuat pelanggan frustrasi dan menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen perusahaan untuk secara proaktif mengatasi masalah tersebut.

“Toyota berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan kendaraan…,” kata perusahaan itu dalam siaran persnya, tanpa memberikan rincian konkrit.

Apa Artinya

Pencurian yang sedang berlangsung menyoroti tren yang lebih luas: produsen kendaraan semakin menjadi sasaran jaringan kriminal yang canggih. Kurangnya pembaruan spesifik dari Toyota menunjukkan bahwa masalahnya lebih kompleks daripada yang diperkirakan sebelumnya. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas standar keamanan otomotif saat ini dan perlunya kolaborasi seluruh industri untuk memerangi pencurian kendaraan terorganisir. Sampai Toyota memberikan solusi yang lebih rinci, pemilik model ini tetap rentan, dan pasar gelap untuk kendaraan curian kemungkinan besar akan terus berlanjut.