Leapmotor untuk Menyesuaikan Dinamika Kendaraan untuk Pasar Global melalui Kemitraan Stellantis

16

Leapmotor beralih dari strategi global “satu ukuran untuk semua”. Daripada hanya mengekspor model pasar Tiongkok ke pelanggan internasional, pabrikan kendaraan listrik (EV) ini berencana menerapkan perubahan teknis yang signifikan untuk memastikan mobilnya memenuhi ekspektasi berkendara spesifik di berbagai wilayah.

Pergeseran ini merupakan respons strategis terhadap masukan dari pasar internasional—khususnya Australia dan Eropa—di mana para pengemudi menganggap penyetelan sasis standar spesifikasi China terlalu “lunak” atau “ringan” untuk preferensi lokal.

Keunggulan Stellantis: Rekayasa Melampaui Perangkat Lunak

Komponen utama dari strategi ini adalah integrasi keahlian teknik Stellantis. Daripada hanya mengandalkan penyesuaian perangkat lunak untuk mengubah kesan mobil, Leapmotor memanfaatkan sumber daya teknis dari mitranya, Stellantis, untuk mendesain ulang komponen fisik.

Francesco Giacalone, Global Head of Brand Strategy, Product, and Marketing Leapmotor International, mengungkapkan bahwa proses ini menjadi sistematis. Merek tersebut sekarang bertujuan agar para insinyur Stellantis melakukan evaluasi dinamika kendaraan secara menyeluruh sekitar enam hingga tujuh bulan sebelum model baru memasuki produksi untuk pasar ekspor.

Tingkat kedalaman perubahan ini bervariasi berdasarkan model:
B03X (SUV Kecil): Menguji tiga pengaturan suspensi berbeda untuk Eropa, memilih spesifikasi akhir berdasarkan klinik pelanggan Eropa dan pengujian kualitas.
B05 (Electric Hatch): Mengalami revisi fisik yang lebih radikal, termasuk relokasi titik pemasangan suspensi belakang untuk mengubah dinamika berkendara secara mendasar.
B10 (SUV): Telah mendapatkan manfaat dari penyetelan “Stellantis Chassis Master Team”, sebuah kelompok insinyur khusus yang sering dikaitkan dengan merek berperforma tinggi seperti Maserati.

“Kasus Bisnis” untuk Australia

Meskipun Leapmotor berkomitmen pada penyetelan regional, ada peringatan: volume penjualan.

Untuk pasar Australia, Leapmotor saat ini kemungkinan akan mengadopsi tuning “spesifikasi Eropa” yang sama dengan yang digunakan di pasar ekspor lainnya. Meskipun pengaturan penangguhan khusus Australia dimungkinkan, Giacalone mencatat bahwa investasi semacam itu hanya akan dibenarkan jika volume penjualan lokal menciptakan “kasus bisnis” yang cukup kuat.

Saat ini, Leapmotor adalah pemain yang sedang berkembang namun relatif kecil di lanskap kendaraan listrik Australia. Meskipun lintasan penjualannya saat ini positif—bergerak dari 61 unit pada bulan Januari menjadi 170 unit pada bulan Maret 2026—perusahaan ini masih menghadapi persaingan yang signifikan dari raksasa Tiongkok yang sudah mapan:

merek Pengiriman Maret 2026 (Perkiraan)
BYD 7.217
GWM 5.680
MG 4.218
Cherry 4.018
Lompatanmotor Berkembang (Mengikuti pemimpin)

Melihat ke Depan: B05 dan Varian Performa

Jajaran produk merek mendatang akan menjadi ujian sebenarnya bagi strategi yang dipimpin oleh teknisi ini. Penutup listrik B05 dijadwalkan tiba di Australia pada akhir tahun 2026.

Ada juga antisipasi seputar B05 Ultra, varian performa tinggi yang baru-baru ini dipamerkan di Beijing. Menampilkan motor 180kW/255Nm dan waktu 0-100km/jam dalam 5,9 detik, Ultra menggunakan pengaturan suspensi “Sino-Eropa” yang disetel ulang dan diturunkan. Meskipun peluncurannya di Australia belum dikonfirmasi secara resmi, indikasi awal menunjukkan bahwa game tersebut mungkin akan dirilis pada awal tahun 2027.

Ringkasan: Dengan memanfaatkan silsilah teknik Stellantis, Leapmotor berupaya menjembatani kesenjangan antara manufaktur Tiongkok dan preferensi berkendara di negara Barat, meskipun kesuksesan lokal di Australia pada akhirnya akan menentukan seberapa besar kemampuan tuning yang dapat disediakan oleh merek tersebut.