GWM Luncurkan Mesin Diesel 3.0 Liter Torsi Tinggi untuk Menantang Ford dan Isuzu

9

Great Wall Motor (GWM) telah mengungkapkan rincian teknis untuk mesin empat silinder turbo-diesel 3,0 liter yang akan datang, sebuah langkah yang dirancang untuk secara signifikan meningkatkan kinerja jajaran produk tugas beratnya di Australia. Mesin baru ini dijadwalkan untuk menggerakkan Tank 500 SUV dan Cannon Alpha ute, keduanya diharapkan tiba di pasar Australia pada kuartal ketiga tahun 2026.

Menantang Standar V6

Aspek paling mencolok dari pembangkit listrik baru ini adalah penyaluran torsinya. Meskipun hanya memiliki empat silinder, mesin diesel 3.0 liter dirancang untuk menghasilkan torsi 620Nm, melampaui output 600Nm dari mesin V6 3.0 liter populer yang ditemukan pada Ford Ranger dan Everest.

Meskipun Ford V6 mempertahankan keunggulan daya—menawarkan 184kW dibandingkan 170kW dari GWM—mesin GWM bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam utilitas tugas berat. Strategi ini menempatkan GWM sebagai pesaing serius di segmen “pekerja keras”, yang mana torsi low-end sering kali lebih penting dibandingkan horsepower kelas atas.

Peningkatan Kinerja dan Efisiensi

Mesin baru ini menggantikan mesin diesel turbo 2,4 liter yang ada pada Cannon Alpha, menawarkan lompatan besar dalam kemampuan:
Peningkatan Daya: +35kW (dari sebelumnya 135kW)
Peningkatan Torsi: +140Nm (dari sebelumnya 480Nm)
Akselerasi: Peningkatan sebesar 20% yang dijanjikan dalam waktu 0–100 km/jam.
Penghematan Bahan Bakar: Perkiraan peningkatan konsumsi bahan bakar siklus NEDC sebesar 5%.

Dengan meningkatkan kapasitas mesin menjadi 3,0 liter, GWM bergabung dengan Isuzu (D-Max/MU-X) dan Mazda (BT-50) dalam kelompok empat silinder berkapasitas besar. Namun, mesin GWM tampaknya disetel untuk menghasilkan output yang jauh lebih tinggi dibandingkan rivalnya di Jepang, yang saat ini menawarkan tenaga 140kW dan 450Nm.

Memperluas Lineup Tank 500

Untuk Tank 500, mesin diesel ini menandai perubahan signifikan dalam strategi produk. Ini akan menggantikan varian bensin hybrid 2.0 liter yang saat ini sedang dalam tahap kehabisan tenaga.

Meskipun sistem hibrida yang ada menawarkan total output yang lebih tinggi (255kW dan 648Nm), mesin diesel baru memberikan alternatif yang lebih tradisional dan kuat untuk penarik jarak jauh dan penggunaan tugas berat.

Khususnya, pengenalan mesin ini juga akan meningkatkan utilitas Tank 500. Meskipun model saat ini dibatasi pada kapasitas derek rem 3.000kg, versi bertenaga diesel yang baru diharapkan dapat menyamai kapasitas derek 3.500kg Cannon Alpha.

Jalan Menuju Elektrifikasi

GWM tidak hanya berfokus pada diesel tradisional; perusahaan menggunakan arsitektur 3.0 liter ini sebagai fondasi teknologi masa depan. Mesin ini dirancang agar kompatibel dengan sistem hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) yang saat ini sedang dikembangkan.

Meskipun GWM berencana meluncurkan mesin diesel elektrik di Tiongkok pada awal tahun 2027, masih belum diketahui bagaimana mesin canggih ini akan diintegrasikan ke pasar Australia. Untuk saat ini, fokusnya tetap pada penyediaan mesin diesel torsi tinggi dan efisien yang dapat bersaing langsung dengan pemimpin terkemuka di segmen 4×4 dan ute.


Kesimpulan: GWM beralih ke teknologi diesel berkapasitas lebih besar untuk menghasilkan torsi lebih tinggi dan meningkatkan kapasitas penarik, yang secara langsung menantang dominasi kompetitor V6 dan diesel kecil yang sudah mapan di pasar SUV dan kendaraan roda dua Australia.